Wednesday, 7 May 2014

Trend Jilbab di Masa Kini



Beberapa Tahun lalu mungkin pengguna jilbab tidak sebanyak seperti sekarang ini. Saya masih ingat ketika saya masih sekolah dulu. Mayoritas Guru wanita saya belum memakai jilbab, dan yang pakai jilbabpun mungkin hanya 1 atau 2 orang saja. Biasanya sih 1 atau 2 orang tersebut adalah guru agama, Kalau guru mapel lain masih langka banget yang pakai Jilbab. Nah, jaman sekarang, saya lihat malah yang gak pakai jilbab yang hanya 1 atau 2 orang, dan walaupun mereka yang gak pakai jilbab itu juga muslim, masih saja ada sebagian orang yang belum kenal sama guru tersebut pasti salah sangka dengan menganggapnya Non Islam.

Iya, Alhamdulillah jika bangsa indonesia sekarang ini mengalami kemajuan dalam Bidang tata cara berpakaian yang benar menurut Hukum Islam. Saya senang di Indonesia ini tidak ada paksaan dalam memakai jilbab. Oh tidak keseluruhan ternyata, Di Aceh saya dengar sudah diwajibkan dan barang siapa yang tidak memakai Jilbab bisa mendapatkan Hukuman Cambuk kalau nggak salah.

Sah-sah saja sebenarnya menerapkan hukum islam kepada orang islam. Saya sebagai orang islam juga netral dalam menilai yang jika dilogika memang benar adanya. Bagaimana wanita islam bisa sampai tidak memakai jilbab itu karena saya yakin karena memang sudah kebiasaan dari nenek moyang kita. Mungkin pari wali dulu tidak mau memaksa wanita islam memakai jilbab karena dulu agama islam masih baru bagi mereka, dan jika baru mengenal saja sudah terkesan dipaksakan maka mereka sudah pasti akan memilih agama mereka yang lama yang dirasa lebih sesuai dengan budaya mereka. Dan kebudayaan inilah yang masih berlangsung sampai saat ini. Apa yang dilakukan oleh para wali saya sangat setuju, saya sangat mencitai dan mengagumi para wali dalam menyebarkan islam dengan jalan yang cinta damai dan sangat sopan. Pada hakikatnya jika seorang wanita tersebut sudah terketuk hati keislaman mereka, secara otomatis dari dorongan hati akan timbul rasa ingin memakai jilbab. Dan benar saja, lambat laun mayoritas masyarakat wanita indonesia kini sudah memakai Jilbab. Dan semua itu bisa terjadi tanpa paksaan.

Lalu apakah dengan memaksa seseorang muslimah memakai Jilbab melalui Hukum PERDA itu Salah? Tentu Saja hal ini juga Tidak Salah karena memang tidak ada salah dan benar di sini. Hal seperti ini sama halnya jika kita ingin pergi ke suatu kota apakah kita harus naik Bus, Mobil Pribadi, Motor atau Kereta? Pilihan yang paling baik, bagus dan efektiflah yang diambil.

Berjilbab memang Baik, Namun jika orang tersebut berjilbab tanpa memahami islam, maka pada akhirnya berjilbab atas dasar gaya-gayaanlah yang terjadi. Yang paling miris adalah jika orang tersebut berjilbab namun masih menonjolkan auratnya, dengan kata lain mereka memakai busana yang sangat ketat (walaupun tertutup) atau dengan model tatanan Jilbab yang kurang pantas. Saya sendiri masih sering melihat wanita berjilbab namun lehernya kelihatan, Wanita berjilbab namun "mohon maaf" bagian pinggul atau pahanya begitu terlihat lekuk-lekukanya. Hal ini terjadi karena dasar keislamannya kurang kuat.

Jangan sampai contoh-contoh negatif seperti itu dijadikan adat kebiasaan yang sebenarnya sudah melenceng dari hukum islam. Lebih parahnya lagi jika hal seperti ini dijadikan sampel dan ditiru oleh remaja yang masih belum menemukan jati diri islam dalam dirinya karena hal seperti ini dianggap lumrah.

Saya Ingin sekali kita sebagai wanita membudayakan berjilbab yang baik. Berjilbablah yang cantik dan hindarilah mengumbar kesensualitasan diri kita. Semoga Trend Jilbab di indonesia adalah trend berjilbab yang benar-benar menerapkan aturan hukum islam yang benar. Sekian saja posting ini saya buat, mungkin masih banyak kekurangan, sedia kiranya jika memang kami salah, anda mau meluruskan kami. Terimakasih

No comments:

Post a Comment